PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KACANG PANJANG DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KEPADATAN KULTUR INFUSORIA (KUIS)

  • Violietta Ratna Fitriani
  • Anisa Dian Safitri
  • Melani Putri
Keywords: infusoria, dosis, ekstrak kacang panjang, populasi, dosage, long bean extract, population

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media kultur ekstrak kacang panjang dengan dosis yang berbeda terhadap kepadatan populasi infusoria. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2019 bertempat di ruang L201 Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali pengulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (tanpa perlakuan), perlakuan B (50 ml/L), perlakuan C (100 ml/L) dan perlakuan D (150 ml/L). Hasil uji Analisys Of Varians (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian media ekstrak kacang panjang berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap populasi infusoria. Perlakuan terbaik ada pada dosis 100 ml/L dan 150 ml/L.

 

 

The aim of this study was to determine the effect of giving different doses of long bean extract culture media on infusoria population density. This research was conducted in June to July 2019 in the L201 room of Tidar University. This study uses a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments 3 repetitions. The treatments in this study were treatment A (without treatment), treatment B (50 ml/L), treatment C (100 ml/L) and treatment D (150 ml/L). Analysys of Variance (ANOVA) test results showed that the administration of long bean extract media had a significant effect (p <0.05) on the infusoria population. The best treatment is at doses of 100 ml/L and 150 ml/L.

Published
2020-01-16