TEKNIK PEMBENIHAN IKAN GURAME (OSPHRONEMUS GOURAMY) DI UNIT KEGIATAN BUDIDAYA AIR TAWAR SENDANG SARI

  • Diah Oktavia Oktavia Sari Universitas Tidar
  • Nastiti Maulani Kuspramudyaningrum Universitas Tidar
  • Tiara Hatika Vauzati Universitas Tidar
Keywords: Osphronemus gouramy, teknik pembenihan, UKBAT Sendang Sari, hatchery techniques

Abstract

Indonesia memiliki potensi lahan budidaya yang cukup besar untuk mengembangkan budidaya
ikan, salah satunya adalah ikan gurame. Ikan gurame merupakan ikan omnivora yang cenderung
ikan herbivora (pemakan tumbuhan). Ikan gurame termasuk ikan konsumsi yang banyak
digemari oleh masyarakat Indonesia. Dengan hal itu, semakin meningkatnya produktivitas
budidaya ikan gurame akan memberikan dampak positif untuk peluang budidaya ikan gurame.
Teknik pembenihan ikan gurame (Osphronemus gouramy) di Unit Kegiatan Budidaya Air Tawar
(UKBAT) Sendang Sari, Kulon Progo meliputi tahap persiapan kolam pemijahan, seleksi induk,
pemijahan, pemanenan telur, penetasan telur dan pemeliharaan larva, pendederan, hama dan
penyakit, panen dan pasca panen. Pemijahan dilakukan di kolam beton dengan perbandingan
induk jantan dan betina 1:3. Nilai FR 74.62%; HR 94.82% dan SR 56.58%. Hambatan yang
terdapat dalam teknik pembenihan ikan gurame terdiri atas faktor internal yaitu biologis ikan dan
faktor eksternal yaitu faktor lingkungan, kualitas air dan penyakit.

 

Indonesia has a large enough potential of cultivated land to develop fish farming, one of which
is carp. Gurame fish are omnivorous fish which tend to be herbivorous fish (plant eaters).
Gurame fish including consumption fish that are much favored by the people of Indonesia. With
that, the increasing productivity of gouramy culture will have a positive impact on gouramy
farming opportunities. The gouramy (Osphronemus gouramy) hatchery in Unit Kegiatan
Budidaya Air Tawar (UKBAT), Kulon Progo covers the stages of preparation ofspawning ponds,
broodstock selection, spawning, egg harvesting, egg hatching and larval rearing, breeding, pest
and disease, harvesting and harvesting. post-harvest. Spawning is done in a concrete pool with a
ratio of male and female parent 1: 3. FR value 74.62%; HR 94.82% and SR 56.58%. The obstacles
contained in gouramy hatchery techniques consist of internal factors, namely biological fish and
external factors, namely environmental factors, water quality and disease

Published
2020-01-16