PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KUALITAS SPERMA TIKUS HIPERGLIKEMIA

Authors

  • D A Saputri Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang
  • W Christijanti Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang
  • L Lisdiana Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang
  • R S Iswari Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Keywords:

daun kelor, hiperglikemia, kualitas spermatozoa

Abstract

Kualitas sperma merupakan faktor fertilitas yang terdiri dari parameter konsentrasi, motilitas dan viabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) terhadap  kualitas sel spermatozoa tikus putih dalam kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia dilakukan dengan induksi aloksan 125 mg/KgBB. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari kelompok kontrol (+), P1 (ekstrak 200mg), P2 (ekstrak 400mg), P3 (ekstrak 600mg).  Pemberian esktrak daun kelor selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi sperma kelompok K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,018) dan P3 (0,027). Rerata tertinggi pada P2 sebesar 109.600.000±50663596,398. Motilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P1, P2 dan P3 dengan nilai (0,000). Rerata tertinggi ada ada P2 sebesar 63,60±2,608. Viabilitas sperma K(+) berbeda nyata dengan P2 dengan nilai (0,027) dan P3 (0,016). Rerata tertinggi P3 sebesar 52,40±27,808. Simpulan yang diambil adalah ekstrak daun kelor dapat meningkatkan kualitas sperma tikus putih hiperglikemia.

Downloads

Published

2021-12-01

Issue

Section

Zoologi