PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI BAHAN BAKU SAMPAH PERTANIAN DAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN WIROSARI GROBOGAN

  • Susiana Purwantisari
  • Retno Hestiningsih
  • Munifatul Izzati
  • Ilyas Teguh Pangestu
  • Kresna Suryadi
Keywords: Bioaktivator, Pupuk, Organik

Abstract

Sampah merupakan sisa-sisa yang indentik dengan bahan buangan yang tidak memiliki nilai. Sampah organik seperti dedaunan yang berasal dari taman, jerami, rerumputan, dan lain-lain yang berasal dari sampah pertanian memang sering menimbulkan berbagai masalah terutama di Desa Karangasem Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Baik itu masalah keindahan dan kenyamanan maupun masalah kesehatan manusia, baik dalam lingkup individu, keluarga, maupun masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan penanganan terhadap sampah-sampah yang di hasilkan dari setiap musim panen dengan mengolah sampah sehingga dapat di manfaatkan.  Dalam kasus ini, kita mengambil contoh sampah pertanian yang dalam kompisisi limbahnya mengandung unsur Nitrogen (N) , Fospor (P) , dan Kalium (K) untuk diolah menjadi pupuk cair organik dengan menggunakan bioaktivator alami. Unsur nitrogen didapat pada kacang-kacangan, serabut kelapa  dan jerami. Untuk unsur fosfor didapat dari bonggol pisang, daun pisang dan jantung pisang. Untuk unsur kalium didapat dari daun-daunan dan tanaman jagung. Dengan begitu pemanfaatan limbah perkebunan dapat dimanfaatkan kembali ke sektor perkebunan dan mengatasi pencemaran lingkungan.

Published
2018-12-06