PENGEMBANGAN UMKM MADUMONGSO DENGAN PEMANFAATAN DANA DESA

  • Akh. Sokhibi
  • Mia Ajeng Alifiana
Keywords: UMKM, Madumongso, Dana Desa, Packaging, Kemasan

Abstract

Madumongso is one of the typical foods of Kudus, made from black sticky rice, which is identical at the time of Eid. The development of Madumongso is not as fast as jenang which has become a special gift of Kudus. Therefore, the development of UMKM madumongso needs to be improved. Improving coaching is by utilizing village funds, one of which is for community development and community empowerment. The development of UMKM madumongso  by utilizing village funds in this service was carried out in the UMKM madumongso in Ngembalrejo Village, Bae District, Kudus Regency. The main activities of this service are 1) increasing the knowledge and knowledge of UMKM will seek village funds for business; 2) Improve skills in product packaging that is safe and more sales-friendly. This service is carried out by the method: 1) socialization; 2) training; and 3) assistance. The results obtained from this service are: 1) increasing knowledge of UMKM about the use of dana desa for businesses; 2) Increased understanding and ability in creating safe and more powerful packaging

Madumongso adalah salah satu makanan khas Kudus, berbahan dasar ketan hitam, yang identik dihidangan pada Idul Fitri. Perkembangan madumongso tidak sepesat jenang yang telah menjadi oleh-oleh khas Kudus. Oleh karena itu, pembinaan  UMKM madumongso perlu ditingkatkan. Peningkatan  pembinaan tersebut adalah dengan memanfaatkan dana desa, yang salah satu peruntukannya adalah untuk pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat. Pembinaan UMKM madumongso dengan memanfaatkan dana desa pada pengabdian ini dilakukan pada UMKM madumongso di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah 1) adanya peningkatan pengetahuan pelaku UMKM akan pemanfaatan dana desa untuk usaha; 2) peningkatan keterampilan mitra dalam pengemasan produk yang aman  dan lebih berdaya jual. Pengabdian ini dilakukan dengan metode: 1) sosialisasi; 2) pelatihan; dan 3) pendampingan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini adalah: 1) peningkatan pengetahuan UMKM tentang pemanfaatan dana desa untuk usaha; 2) peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menciptakan kemasan yang aman dan lebih berdaya jual.

Published
2018-12-06