Ecobrick sebagai Solusi Pengelolaan Limbah Plastik di Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang

  • Efriyani Sumastuti FEB Universitas PGRI Semarang
  • Noni Setyorini FEB Universitas PGRI Semarang
  • Henry Casandra Gultom FEB Universitas PGRI Semarang
Keywords: Ecobrick, Plastik, Pengelolaan

Abstract

Menurut UU-18/2008 Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa zat-zat kimia  bekas sampah ini beracun bagi manusia. Tempat pembuangan yang canggih sekalipun bukan solusi. Baik dalam sepuluh, maupun seratus tahun, zat-zat  kimia  ini  akan     meresap ke dalam biosfer,  berdampak  pada ladang dan keluarga kita.Besarnya penduduk dan keragaman aktivitas di kota-kota besar di Indonesia seperti Semarang, mengakibatkan munculnya persoalan dalam pelayanan prasarana perkotaan, seperti masalah sampah. Didasarkan masalah tersebut, maka Ecobrick dapat menjadi solusi akar rumput atas sampah plastik. Ecobrick memberdayakan individu untuk bertanggung jawab atas sampah mereka dari sumbernya. Tekniknya sederhana dan sangat mudah, karenanya bisa menyebar dengan cepat melalui jaringan sosial (komunitas, desa, sekolah, dll.)

Published
2019-02-22