PERBAIKAN PROSES PEMBUATAN MANISAN CARICA MELALUI BEBANTUAN ALAT PASTEURISASI OTOMATIS PADA UKM SUNRISE SIKUNIR DIENG

  • Ireng Sigit Atmanto
  • Siswo Sumardiono
  • Edy Supriyo
  • Isti Pudjihastuti
Keywords: Carica, manisan, pasteurisasi, ekstraktor, otomatis

Abstract

Buah carica yang melimpah di Wonosobo oleh UKM Sunrise Desa Sembungan Sikunir Wonosobo diolah menjadi manisan carica dan sirup carica. Dalam proses pembuatan manisan carica dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu sortasi buah, pengupasan, perendaman dengan air panas, pemisahan daging buah dan biji, pencucian , pemerasan, pemasakan air dan gula pasir, perebusan sampai mendidih. Buah carica yang sudah dipotong potong pada ukuran tertentu kemudian dicampur dengan sirup dikemas dalam botol plastic dan dilakukan pasteurisasi sederhana dengan cara mengukus dalam dandang selama 15 menit. Cara pengawetan ini mampu membuat buah carica dalam sirup bertahan kurang lebih 2 bulan. Selama proses pasteurisasi yang  hanya dilakukan secara sederhana, maka kualitas proses pasteurisasi tidak dapat terukur dengan jelas. Oleh karena itu dengan keberadaan pasteurisasi otomatis ini disamping dapat meningkatkan kualitas juga dapat meningkatkan produktivitas. Peningkatan kualitas dapat diukur dengan adanya pengatur suhu pasteurisasi  yang akurat menggunakan thermosensor, dan dengan ukuran tabung yang berkapasitas 200 liter dapat meningkatkan produktivitas 2,5 kali lipat karena sebelumnya hanya menggunakan 2 dandang kecil yang berkapasitas 40 liter. Dengan demikian bila selama ini tiap hari hanya dapat memproduksi 200 botol per hari maka dengan alat ini dapat mencapai produksi 500 botol per hari dan mampu meningkatkan daya tahan produk menjadi 6 bulan.

Published
2018-12-06