Program Peningkatan Literasi Media Digital Terintegrasi pada Siswa Melalui Psikoedukasi Orangtua dan Guru di SD Negeri Tembalang Semarang

  • Annastasia Ediati
  • A. Rahmandani
  • Y. F. La Kahija
  • H. Sakti
  • D. V. S. Kaloeti

Abstract

Generasi muda saat ini menghadapi era digital ditandai dengan perkembangan pesat dan penggunaan yang massif terhadap teknologi informasi. Gawai dan media digital menjadi salah satu produk teknologi informasi yang telah dikenal anak sejak usia dini. Keberadaan teknologi informasi dalam bentuk gawai seharusnya dimaksudkan untuk mempercepat penyampaian informasi dan memudahkan komunikasi. Namun demikian, pada kenyataannya banyak efek negatif yang ditimbulkan dari penggunaan gawai, khususnya pada anak-anak, yang disebabkan oleh minimnya literasi media digital. Sejumlah dampak negatif tersebut antara lain: minimnya interaksi interpersonal, munculnya perilaku agresif, dan kecanduan internet. Untuk dapat meningkatkan literasi media digital pada anak, peran orang dewasa terdekat dari anak sangatlah penting, yaitu orangtua dan guru. Hal ini disebabkan orangtua dan guru merupakan role model sekaligus pembentuk perilaku anak melalui respon-respon yang diberikan terhadap perilaku anak. Program pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua dan guru mengenai pentingnya literasi media digital sehingga dapat mendampingi anak atau siswa dalam bergawai yang bijak. Program dilaksanakan dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh 31 orangtua dan guru siswa SD Negeri Tembalang, Semarang. Peserta mendapatkan materi mengenai esensi komunikasi, emosi, dan pemanfaatan media digital secara konstruktif. Berdasarkan hasil evaluasi program, sebagian beserta menilai baik dan sangat baik terhadap materi yang disampaikan, pemateri yang menyampaikan, dan teknis pelaksanaan kegiatan. Peserta merasa mendapatkan manfaat dari kegiatan, khususnya terkait bagaimana mendampingi anak dalam menggunakan media digital secara bijak.

Published
2018-12-06