PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR KONSELING BERBASIS NILAI HUMANIS MELALUI TEKNIK OARS BAGI KONSELOR PENDIDIKAN/ GURU BK DI SMA KOTA SALATIGA

  • Mulawarman Mulawarman
  • Muslikah Muslikah
  • Edwindha Prafitra Nugraheni
  • Sigit Hariyadi
  • Zakki Nurul Amin
Keywords: Keterampilan dasar konseling, Nilai humanis, Teknik OARS, Konselor

Abstract

Konselor sekolah atau guru BK berkewajiban untuk melakukan self training agar terwujud performance levels yang memadai secara mental, emosional dan perilaku. Tujuan dari kegiataan pengabdian masyarakat ini adalah melatih konselor sekolah atau guru bimbingan dan konseling (BK) untuk mampu menggunakan secara efektif teknik-teknik dasar konseling untuk mengatasi masalah-masalah siswa dengan berbasis nilai-nilai humanis dengan menerapkan keterampilan dasar konseling teknik open ended question, affirmation, reflection, summary (OARS). Metode kegiatan pengabdian ini menggunakan peer konseling dengan desain experiential learning. Kegiatan dilakukan dalam empat hari (2 hari tatap muka dan 2 hari kegiatan praktik implementasi serta evaluasi) dengan total jumlah jam pelatihan (JP) sebanyak 32 JP. Subyek pelatihan berjumlah 39 orang konselor sekolah atau guru BK dari 3 jenjang sekolah yaitu SMP, SMA dan SMK se-kota Salatiga. Instrumen pengukuran menggunakan lembar observasi praktik konseling dan tes keterampilan dasar konseling teknik OARS. Hasil pelatihan secara deskriptif menunjukkan adanya peningkatan rerata keterampilan dasar konseling teknik OARS (KDK-OARS) secara signifikan pada peserta pelatihan yang diukur melalui tes KDK OARS (T1,M=3.5 dan T2, M=5.3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keterampilan dasar konseling teknik OARS pada masing-masing konselor atau guru BK dapat meningkat melalui pelatihan ini.

Published
2018-12-06