Pembuatan Sumur Resapan dan Biopori sebagai Solusi Pengurangan Demam Berdarah dan Kekurangan Air di Perumahan Tembalang Pesona Asri (TPA)

  • Najib Najib
  • Tri Winarno
  • Anis Kurniasih
  • Edi Bambang Setyobudi
  • Ahmad Syauqi Hidayatillah
  • Narulita Santi
  • Prihatono Dwi Mayoga
Keywords: Sumur Resapan, Biopori, Kecamatan Tembalang

Abstract

Kecamatan Tembalang merupakan daerah yang termasuk ke dalam daerah dengan tingkat penderita demam berdarah yang tertinggi di Kota Semarang sejak beberapa tahun yang lalu. Tingginya tingkat penderita ini disebabkan salah satunya oleh banyaknya genangan air yang menjadi sarang nyamuk di sekitar rumah warga akibat kurangnya tingkat peresapan air ke dalam tanah. Di lain hal, kecamatan ini merupakan daerah yang setiap tahunnya mengalami kekeringan pada musim kemarau akibat tingginya penggunaan airbersih di wilayah tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi serta pembuatan sumur resapan dan biopori di Perumahan Tembalang Pesona Asri (TPA) yang berlokasi di Kecamatan Tembalang, Semarang. Bekerja sama dengan pihak RT 5 dan RT 6, sosialisasi dilakukan dalam rangka menyadarkan masyarakat akan pentingnya membuat sumur resapan dan biopori di sekitar rumah untuk mencegah terjadinya genangan air sarang nyamuk serta untuk menambah cadangan air di musim kemarau. Pembangunan sumur resapan dilakukan pada 4 lokasi, sedangkan pembuatan biopori dilakukan pada 40 lokasi di lingkungan perumahan. Dengan adanya pembangunan sumur resapan dan biopori ini, genangan air yang muncul pada saat musim hujan dapat teratasi. Selain itu, diharapkan kesadaran masyarakat di sekitar lokasi pengabdian pada khususnya serta masyarakat di Kecamatan Tembalang pada umumnya dapat meningkat. Dengan peningkatan kesadaran tersebut, akan lebih banyak lagi sumur resapan dan biopori yang dibangun di Kecamatan Tembalang sehingga tingkat penderita demam berdarah dapat menurun dan kekeringan di musim kemarau dapat teratasi.

Published
2018-12-06