Inovasi Penanganan Mitigasi Bencana Desa Bedono Kecamatan Sayung Demak Akibat Efek Abrasi

  • Wilis Ari Setyati
  • Arya Rezagama
  • Tri Winarni Agustini
  • Yusup Hidayat
  • Narendra Prasidya Wishnu
  • Dyah Ayu Wulandary
Keywords: Desa Bedono, Bencana, Abrasi, Mitigasi

Abstract

Desa Bedono merupakan daerah di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang pantainya mengalami abrasi cukup parah. Abrasi berdampak pada tenggelamnya dukuh dan menggeser sosial budaya masyarakat pantai yang tidak lagi bertumpu pada sektor perikanan tambak. Metode dengan menggunakan data observasi menunjukkan bahwa area seluas 382,8 Ha hilang akibat efek abrasi dengan area yang tergenang rob sebesar 228,4 Ha. Pasang tertinggi pada permukaan air adalah 40 hingga 60 cm diatas permukaan tanah yang berlangsusng selama 4-6 jam. Potensi untuk bencana berupa banjir rob tidak dapat dihindari. Luasan mangrove yang ideal pada wilayah desa Bedono adalah 409 Ha yang memiliki manfaat fisik sebagai penahan abrasi serta penghadang ombak. Upaya inovasi mitigasi struktural dengan menerapkan strategi fisik, strategi ekonomis dan strategi sosial. Pembangunan infrastruktur dan rambu peringatan bahaya serta petunjuk evakuasi merupakan inovasi dalam penanganan efek abrasi.

Published
2018-12-06