OPTIMALISASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI MELALUI PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU DI KOTA SALATIGA

  • Isnarto Isnarto
  • Riza Arifudin
  • Didi Pramono

Abstract

Penelitian kelembagaan di Pusat Pengembangan Media Pendidikan Universitas Negeri Semarang yang dilakukan oleh Isnarto, dkk (2015) mendapatkan fakta bahwa ketersediaan media pembelajaran mata pelajaran kategori ujian sekolah yakni matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan di sekolah sangat kecil. Ketersediaan media 41,4% sekolah dasar termasuk dalam kategori sangat kurang dan 35,8% termasuk kategori kurang. Kategori sangat kurang bermakna bahwa ketersediaan media pembelajaran kurang dari 25% kebutuhan, sedangkan kategori kurang bermakna bahwa ketersediaan media pembelajaran sebesar 26% sampai dengan 50% kebutuhan guru. Fakta ini menjadi alasan perlunya dilaksanakan pelatihan media berbantuan TIK untuk guru melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Tema “Aplikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Melalui Pelatihan Media Pembelajaran bagi Guru di Kota Salatiga”. Hasil kegiatan pengabdian ini diantaranya (1) meningkatnya kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis android; (2) 35 aplikasi andorid hasil karya guru-guru SMA dan SMK di Salatiga; (3) aplikasi ini selanjutnya diunggah di laman media.lp3.unnes.ac.id.; (4) artikel ilmiah hasil; (5) publikasi di media cetak Suara Merdeka; (6) rencana untuk menetapkan hak paten atas karya-karya media pembelajaran berbasis android terbaik; dan (7) dampak lanjutan dari kegiatan ini adalah aspirasi dari guru-guru untuk diberi pelatihan lanjutan, baik di bidang yang sama maupun bidang-bidang yang lainnya. Simpulan dari kegiatan ini guru-guru sangat tertarik untuk mengikuti kegiatan dalam rangka peningkatan kompetensi dan juga berkeinginan untuk menerapkan media pembelajaran berbasis android ke dalam pembelajarannya. Hanya saja, guru membutuhkan daya dukung maksimal dari pihak-pihak terkait agar media yang dikembangkan bisa lebih optimal lagi, sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Saran dari hasil kegiatan ini adalah perlu dibentuk tim yang terdiri atas tim penulis materi, pengkaji materi, pembuat aplikasi, dan pengkaji aplikasi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis android ini agar pengembangan media pembelajaran berbasis android bisa lebih optimal.

Published
2018-12-06