Pemikiran Epistemologi Gatot Muhsetyo “HCN + K” dan Relevansinya dalam Pembelajaran Matematika di Era Revolusi Industri 4.0

  • Abdul Halim Fathani Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Islam Malang
Keywords: Epistemologi, Matematika, HCN K, Revolusi Industri 4.0

Abstract

Pengembangan Inovasi pembelajaran matematika harus terus dilakukan. Seiring dengan dinamika perkembangan zaman, termasuk di dalamnya adalah tantangan dalam membangun epistemologi pembelajaran matematika yang memiliki paradigma holistik dengan karakteristik peserta didik sesuai dengan zamannya. Di era revolusi industri 4.0 ini perlu model pembelajaran matematika yang mampu memfasilitasi ruang gerak peserta didik untuk belajar matematika secara nyaman dan menghargai keunikan individunya. Hal ini merujuk pendapat Howard Gardner, bahwa setiap individu adalah cerdas berdasarkan multiple intelligences. Salah satu model pembelajaran yang perlu mendapat perhatian adalah pemikiran Gatot Muhsetyo, yang membuat gagasan HCN + K untuk pengembangan model pembelajaran matematika dalam kompetisi global. Gagasan HCN + K ini membuka ruang kreativitas bagi siapa pun untuk menerapkan dalam kegiatan pembelajaran matematika, khususnya pembelajaran bagi peserta didik di era revolusi industri 4.0. Pemikiran Gatot Muhsetyo ini sangat relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran matematika bagi peserta didik yang berada dalam percaturan kompetisi global di era revolusi industri 4.0 ini.

Published
2020-01-07