Reaktualisasi dan Kontekstualisasi Kearifan Lokal dengan Manhaj Global: Upaya Menjawab Problematika dan Tantangan Pendidikan di Era Society 5.0 dan Revolusi Industri 4.0

  • Ahmad Rouf Pascasarjana Universitas Negeri Semarang,Jl. Kelud Utara III , Semarang, Indonesia
Keywords: Tradisi, Inovasi, Global

Abstract

Dampak revolusi industri 4.0 sudah tidak bisa dibendung lagi. Society 5.0 sebagai fenomena sosial yang
membawa arus kuat perubahan perlu disikapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi
reaktualisasi dan kontekstualisasi kearifan lokal dalam upaya menjawab tantangan pendidikan di era society
5.0 dan revolusi industri 4.0. Penelitian ini menggunakan studi pustaka untuk mengumpulkan data, kemudian
dianalisis secara kritis dan disajikan secara deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ini menyatakan bahwa
untuk bisa menjadi pemenang di arus revolusi industry 4.0, pendidikan harus memiliki paradigma inklusif dan
terbuka terhadap hal baru yang sifatnya baik untuk kemajuan. Sikap eksklusif dan konservatif akan
mengakibatkan ketertinggalan. Meskipun demikian, penerimaan terhadap hal baru bukan tanpa kontrol,
masyarakat harus tetap melestarikan tradisi yang kaya nilai-nilai luhur dengan melakukan kontekstualisasi
sesuai kebutuhan zaman. Sehingga aktif melestarikan tradisi, kreatif, dan inovatif menjadi syarat mutlak yang
harus dimiliki generasi millenial. Selanjutnya milenial harus memperkuat skill sesuai bakat minat dan harus
menguasai bahasa internasional untuk dialog di dunia global.

Published
2020-01-07