Inovasi, Pengajar Sains, Industri 4.0, Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi, dan Bioteknologi.

  • Arista Novihana Pratiwi Universitas Negeri Semarang, Jl. Kelud Utara III, Semarang-50237, Indonesia
Keywords: Inovasi, Pengajar Sains, Industri 4.0, Ketrampilan Berpikir Tingkat Tinggi, dan Bioteknologi.

Abstract

Tujuan artikel untuk mengeksplorasi gambaran komprehenshif industri 4.0 dari upaya inovasi yang dilakukan
pengajar sains terhadap ketrampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam bioteknologi. Metodologi dalam
artikel ini telah digunakan literatur sistematis di bidang guru biologi di era industri 4.0, ketrampilan berpikir
tingkat tinggi, dan pendidikan bioteknologi. Daftar literasi makalah diunduh dari basis data Emerald Journal
dan Scopus Journal.
Hasil menunjukkan bahwa inovasi pengajar sains dalam mengajarkan bioteknologi yang dapat
mengembangkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi siswa memiliki karakteristik dan indikator keberhasilan.
Karakteristik inovasi pengajar sains meliputi: mengajar bioteknologi unsur utamanya “kebaruan” sehingga
siswa aktif berpartisipasi, pengajar sains tidak hanya mengajarkan literasi sains bioteknologi, tetapi melatih
ketrampilan riset menggunakan teknologi canggih kepada siswa, dan memfasilitasi kolaborasi antar siswa
sehingga mobilitas belajar bioteknologi meningkat. Indikator keberhasilan pengajar sains meliputi: kompetensi
dasar biologi materi bioteknologi tercapai dengan optimal, nilai siswa melampaui kriteria ketuntasan minimal
ketika dilakukan penilaian menggunakan soal-soal level HOTS, siswa memiliki kemampuan untuk
memecahkan masalah, berpikir kritis, dan kreatif.
Teknologi hanyalah salah satu dari banyak aspek inovasi pembelajaran industri 4.0 yang berlaku dalam
literatur. Inovasi pengajar sains dalam bioteknologi juga menjadi aspek inovasi pembelajaran industri 4.0
terhadap peningkatan ketrampilan berpikir tingakat tinggi siswa.

Published
2020-01-07