Karaterisasi Morfologi Subfamilia Bambusoideae Di Kebun Raya Purwodadiuntuk Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web

  • N Hayati UIN Walisongo Semarang 50185, Indonesia
  • P Wigunanto UIN Walisongo Semarang 50185, Indonesia
  • M Chodzirin UIN Walisongo Semarang 50185, Indonesia
  • Solikin Solikin Kebun Raya Purwodadi Jawa Timur, Indonesia
Keywords: Karakterisasi morfologi, Bambusoideae, media pembelajaran berbasis website.

Abstract

Bambu memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi di dunia. Tanaman Bambu terdiri dari 1439 spesies dan sekitar 11,5% berada di Indonesia. Keanekaragaman spesies bambu merupakan kekayaan biodiversitas yang perlu dilestarikan. Salah satu upaya pelestarian bambu di Indonesia antara lain dengan memanfaatkan berbagai karakteristik bamboo dalam pembelajaran di bidang botani. Pelestarian bamboo secara ex situ yang dilakukan di Indonesia telah dilakukan di Kebun Raya Purwodadi. Koleksi bambu di Kebun Raya Purwodadi sebanyak 11 genus dengan 35 spesies. Media pembelajaran karakterisasi dan identifikasi tumbuhan berbasis web dengan mengeksplorasi karakteristik bamboo pada Subfamilia Bambusoideae diharapkan dapat menjadi pelengkap pembelajaran Taksonomi Tumbuhan atau Sistematika Tumbuhan sehingga lebih menarik dan lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Menu aplikasi website didesain secara interaktif dengan menggunakan karakter morfologi dari spesies bambu yang menjadi koleksi Kebun Raya Purwodadi dengan dilengkapi gambar, foto dan video. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software PHP, Notepad dan Xampp. Penilaian kelayakan media ini diperoleh dari ahli materi sistematika tumbuhan, ahli media web, dan tanggapan mahasiswa biologi. Data berupa skor angket
menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hal tersebut berdasarkan pada penilaian ahli materi sebesar 93%, ahli media sebesar 91%, dan tanggapan responden uji operasional sebesar 89%. Persentase tanggapan responden pada uji lapangan terbatas sebesar 92%.

Published
2020-01-09