Model Komprehensif Sebagai Pengembangan Program Studi Doktor Bimbingan Dan Konseling

  • Mungin Eddy Wibowo Pascasarjana Universitas Negeri Semarang,Jl. Kelud Utara III , Semarang, Indonesia
  • Sri Rahmah Ramadhoni
Keywords: model komprehensif

Abstract

Kemampuan meningkatkan mutu pendidikan harus dimiliki oleh setiap lembaga pendidikan sebagai suatu
sistem yang otonom tanpa tergantung pada atau dikendalikan oleh pihak luar. Mutu pendidikan pada lembaga
pendidikan dan program pendidikan akan tercermin dalam pemenuhan komponen-komponen yang ada dan
diamanatkan pada standar nasional pendidikan, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses,
standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana-prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan,
dan standar penilaian pendidikan (PP No. 19 Tahun 2005 tentang Stadard Nasional Pendidikan). Lebih lanjut,
dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 44 Tahun 2014 tentang Standard
Nasional Pendidikan Tinggi mengamanatkan penyelenggara pendidikan tinggi dan program studi harus
memenuhi Standar Nasional Pendidikan, Standar Penelitian, dan Standar Pengabdian kepada Masyarakat.
Fokus artikel ini ialah bagaimana model komprehensif sebagai pengembangan program studi pendidikan
doktor bimbingan dan konseling, dengan: (a) menjelaskan mutu pendidikan, (b) menguraikan hakikat standar
nasional, (c) mendiskusikan bagaimana pengembangan program studi pendidikan doktor bimbingan dan
konseling dengan model komprehensif.

Published
2020-01-10