Peran Media Massa dan Wanita dalam Olahraga Woodball

  • S. M. Fernanda Iragraha Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Agama Hindu Singaraja, Bali
  • Soegiyanto Soegiyanto Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Hari Setijono Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Sugiharto Sugiharto Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: media massa, wanita, olahraga, woodball

Abstract

Manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial yang unik dan adaptif. Munculnya era revolusi industri 4.0 dan era society atau masyarakat 5.0 membuat setiap bangsa harus menyiapkan sumber daya manusianya. Sumber daya manusia (SDM) yang disiapkan bukan saja dalam bidang pendidikan, olahraga, dan idustri tetapi hendaknya negara hadir untuk segera mundukung pembentukan dan pengembangan sumber daya manusia yang kompleks. Olahraga memiliki peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Pentingnya peran olahraga dalam kehidupan, tetap membutuhkan peran media massa sebagai pengorbitnya. Media massa sebagai teks yang merepresentasikan makna, baik makna yang berasal dari realitas empiris maupun yang diciptakan oleh media. Keterlibatan wanita dalam olahraga saat ini memiliki peran yang lebih tinggi. Hal ini dibuktikan dengan semakin luasnya kesempatan wanita dalam kegiatan-kegiatan yang dulunya lebih didominasi oleh kaum pria. Wanita adalah bagian dari sekelompok masyarakat, sehingga sudah selayaknya wanita dijadikan objek yang penting dan pantas dilibatkan dalam olahraga apapun, seperti olahraga woodball. Bahkan dalam perhelatan Olimpiade, saat ini setiap negara diwajibkan mengirim satu atlet wanitanya untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Untuk mengatasi permasalahan gender dalam dunia olahraga,media massa memiliki peranan yang sangat penting untuk menjembatani ketimpangan berpikir yang ada selama ini dan olahraga woodball dapat menjadi jembatan bagi para wanita untuk aktif terlibat dan berprestasi dalam dunia olahraga.

Published
2020-01-11