Persepsi Siswa dan Guru TK Bunga Cahaya terhadap Implementasi Literasi Sejak Dini

  • Testiana Deni Wijayatiningsih Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Riana Eka Budiastuti Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Muhimatul Ifadah Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Dodi Mulyadi Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Siti Aimah Universitas Muhammadiyah Semarang
Keywords: persepsi, literasi, anak usia dini

Abstract

Bagi anak usia dini literasi lebih diarahkan pada pengenalan dan pemahaman anak melalui tahapan-tahapan bermain dan belajarnya tentang aksara dan angka hingga membentuk anak kreatif dan mandiri yang mampu berkarya sesuai dengan usia dan perkembangannya. Oleh karena itu, sebagai guru wajib memberikan dorongan dan stimulus dengan cara-cara tertentu agar anak berhasil mempelajari budaya literasi.Pada kenyataannya, guru dan siswa TK Bunga Cahaya Manyaran Semarang masihkurangmenerapkankegiatanliterasibersama khususnya mengenalkan anak dengan buku dan kegiatan membaca dalam arti memahami buku sebagai jendela informasi. Merujuk pada pernyataan tersebut, permasalahan penelitian ini yaitu tentang persepsi anak dan guru terhadap implementasi literasi anak usia dini di TK Bunga Cahaya. Adapun metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui persepsi siswa dan guru adalah observasi dan interview. Hasil penelitian yang diperoleh adalah 78% guru telah mengimplementasikan budaya literasi dengan cara membiasakan mendengarkan dongeng sebelum pelajaran dimulai dan terbentuknya pojok aksara dimana anak-anak dapat mengenal lebih banyak buku-buku bacaan sederhana dan aksara-aksara yang digunakan untuk berkomunikasi. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi budaya literasi di TK Bunga Cahaya telah berjalan dengan baik sehingga persepsi anak tentang literasi sangat bagus dan antusias. Hasil ini diharapkan dapat mengajak para guru TK untuk lebih banyak memperkaya bahan dalam menggerakkan budaya literasi sejak dini.

Published
2020-01-11