Peran Direct Corrective Feedback dalam Pembelajaran Means-ends Analysis Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi

  • Mei Astuti Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Kartono Kartono Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Nuriana Rachmani Dewi Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Keywords: Direct Corrective Feedback, Means-ends Analysis, Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi sangat ditekankan dalam pembelajaran kurikulum 2013. Berpikir tingkat tinggi memainkan peran penting dalam pemahaman matematis dan penyelesaian masalah. Berdasarkan PISA dalam OCEAD menunjukkan kemampuan matematika siswa Indonesia berada pada peringkat 62 dari 70 negara, selain itu TIMMS menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi anak Indonesia masih rendah dan berada pada peringkat 45 dari 56 negara. Salah satu peran untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu dengan direct corrective feedback. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peran direct corrective feedback untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Direct corrective feedback merupakan suatu bentuk umpan balik yang menginformasikan letak kesalahan siswa pada lembar tes sekaligus memperbaiki kesalahan tersebut sehingga diperoleh jawaban yang benar. Untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi diperlukan pembelajaran yang bervariasi serta mampu memecahkan masalah salah satunya yaitu pembelajaran means-ends analysis. Model means-ends analysis merupakan model pembelajaran bervariasi antara metode pemecahan masalah dengan mengevaluasi suatu masalah melalui berbagai macam cara sehingga mampu memperoleh hasil. Jadi berdasarkan uraian konseptual diatas diharapkan peran direct corrective feedback dalam pembelajaran means-ends analysis dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi sebagai salah satu solusi dalam pembelajaran matematika.

Published
2020-01-12