Pendidikan Nonformal Dalam Keberlangsungan Kampung Wisata Batik Pesindon Pasca Pandemi Covid 19

  • Dian Kusumawati
  • Rusdarti Rusdarti
  • Dewi Liesnoor Setyowati
  • Eko Handoyo

Abstract

Covid 19 menyebabkan dilema yang sangat besar dalam kehidupan. Berbagai sektor terpengaruhi
dengan adanya covid 19 termasuk dampak yang sangat terasa yaitu pada sektor ekonomi. Hal tersebut
tentu akan mempengaruhi keberadaan kampung wisata batik Pesindon yang merupakan destinasi wisata
belanja. Pendidikan nonformal menjadi jembatan yang dapat ditempuh untuk menjaga keberlangsungan
kampung wisata batik Pesindon. Metode kualitatif digunakan dengan melibatkan informan sebagai
sumber informasi serta dokumentasi berupa arsip, dokumen dan fenomenologi sebagai bahan tambahan
dari dokumen-dokumen yang terkait dengan studi. Hasil studi menunjukkan keberlangsungan kampung
wisata batik Pesindon di Kota Pekalongan tidak dapat terlepas dari peran pendidikan nonformal.
Pendidikan nonformal menjaga keberlangsungan Pesindon sebagai kampung wisata batik untuk
mengatasi permasalahan yang ada dan dilakukan dengan berbagai kegiatan pelatihan yang beragam.
Temuan studi menunjukkan pendidikan nonformal sangat berkontribusi dalam keberlangsungan
Kampung Pesindon sebagai kampung wisata batik dimana pelatihan yang diberikan dapat dijadikan
sebagai salah satu alternative dalam menjaga keberlangsungan kampung wisata batik dalam hal
pemasaran, promosi maupun edukasi. Simpulan, eksistensi Kampung Pesindon sebagai kampung wisata
batik sebagai destinasi wisata memerlukan dukungan pendidikan nonformal dalam menjaga
keberlangsungannya.

Published
2021-02-16