Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Pada Model Pembelajaran Means-Ends Analysis Berbantuan E-Learning Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa

  • Yenatin Novegitasaria
  • Dwijanto Dwijanto
  • Tri Sri Noor Asih
Keywords: Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis, Means-Ends Analysis, E-Learning , Kemandirian Belajar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah pada penerapan pembelajaran yang
berlangsung di kelas. Siswa belum mampu untuk menyelesaikan soal dengan cara non rutin. Siswa
hanya bergantung pada cara guru dalam menjelaskan materi sehingga hal ini menimbulkan kurang
kreatifnya siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematik. Berfikir kreatif merupakan suatu
cara baru untuk memandang atau melihat serta mengerjakan sesuatu yang mengandung 4 aspek
diantaranya yaitu, kefasihan, keluwesan, keaslian dan keterincian. Untuk mencapai keberhasilan
dalam pelajaran di kelas, diharapkan bisa untuk mendorong siswa agar dapat berpikir secara kreatif,
luwes, mandiri serta bisa memecahkan masalah yang ada menggunakan cara yang benar dan tepat.
Maka perlu ditingkatkan keterampilan dalam berpikir kreatif matematis menggunakan model
pembelajaran Means-Ends Analaysis berbantuan E-Learning ditinjau dari kemandirian belajar
siswa, yang diharapkan mampu untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan siswa
dalam berpikir kreatif dan siswa mampu untuk belajar secara mandiri tanpa bergantung dengan
penjelasan guru. Selain itu dengan pengguanaan e-learning dapat mengurangi ketergantungan siswa
terhadap guru sehingga dapat membantu siswa untuk belajar mandiri dan meningkatkan
kemampuan berpikir kreatifnya. Penggunaan model Means-Ends Analaysis berbantuan E-Learning
ini ditujukkan agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kreatifnya dengan
menyelesaikan masalah menggunakan cara non rutin, serta memotivasi diri sendiri melalui
kemandirian belajar untuk memperbaiki diri.

Published
2021-02-16