Pengaruh Sistem Pendidikan Pesantren Terhadap Pembelajaran Menulis Novel Jenjang MA dalam Perspektif Filsafat Epistimologis Pascapandemi Covid-19

  • Hanan Karunia Afifah
Keywords: pondok pesantren, epistimologis, menulis novel, pascapandemi

Abstract

Tujuan kajian epistimologis dalam pengaruh sistem pendidikan pesantren terhadap pembelajaran
menulis novel jenjang MA (Madrasah Aliyah) pascapandemi Covid-19 adalah untuk mengetahui
seberapa besar pengaruh sistem pendikan pondok pesantren terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia
khususnya materi menulis novel pascapandemi Covid-19. Sebagai cabang ilmu filsafat, epistemologi
bermaksud mengkaji dan mencoba menemukan ciri-ciri umum dan hakiki dari pengetahuan manusia.
Epistemologi juga bermaksud secara kritis mengkaji pengandaian-pengandaian dan syarat-syarat logis
yang mendasari dimungkinkannya pengetahuan serta objektivitasnya. Penulisan novel dipengaruhi oleh
unsur intrinsik dan ekstrinsik, namun yang lebih mendominasi ialah unsur eskstrinsiknya, hal tersebut
dibuktikan dengan banyaknya penulis yang mengangkat tema sesuai dengan pengalaman dan apa yang
dirasakannya. Pandemi Covid-19 membuat Kemendikbud memberlakukan kurikulum dalam kondisi
khusus, sehingga ada beberapa kebijakan pendidikan yang berbeda pascapademi. Kajian ini akan
membahas sejauh mana pengaruh sistem pendidikan pondok pesantren terhadap pembelajaran menulis
novel pascapandemi Covid-19. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan studi
pustaka.

Published
2021-02-16