Implementasi Pelaksanaan Konservasi Seni Melalui Dunia Pendidikan: Lomba Tari Barong Ket Antar Sma Se-Bali Sebagai Upaya Pelestarian Tari Tradisi

  • Pande Putu Yogi Arista Pratama
Keywords: Tari tradisi, pendidikan seni, pelestarian (konservasi) seni

Abstract

Gejala-gejala serta kondisi pendidikan tidak dapat dilepaskan dari sistem sosial. Dalam perspektif
konservatisme yang terkait dengan nilai-nilai sosial, pendidikan harus menciptakan hubungan yang
interaktif serta dapat menjamin keberlangsungan hidup antara satu dengan yang lain, termasuk
pendidikan seni. Pendidikan diselenggarakan sebagai suatu proses pelestarian dan pembudayaan
yang berlangsung sepanjang hayat, salah satunya adalah untuk melestarikan kebudayaan adiluhung
yang telah diwariskan. Banyak cara dapat dilakukan untuk melestariakan seni tradisional dalam ranah
pendidikan, salah satunya dengan menyelenggarakan lomba seni tradisional yang berlangsung di
sekolah vokasi atau non-vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana upaya pelestarian
kesenian tradisional melalui kegiatan lomba tari Barong Ket yang diselenggarakan antar SMA seBali. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif serta dalam hal ini penulis
melakukan studi pustaka dalam proses penelitian. Hasil tulisan ini mengungkapkan bahwa, dalam
ajang perlombaan dipandang efektif sebagai bentuk pelestarian kesenian tradisional, hal tersebut
dikarenakan ajang perlombaan dapat diselengarakan secara rutin setiap tahunnya, serta melalui
kegiatan lomba siswa berada diposisi sebenarnya dalam memaknai suatu kesenian tradisional.

Published
2021-02-17