Analisis Kemampuan Penalaran Aljabar Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Belajar Deporter dan Hernacki

Authors

  • Fina Tri Wahyuni
  • Wardono Wardono
  • Bambang Eko Susilo

Keywords:

Kemampuan Penalaran Aljabar, Siswa SMP, Gaya belajar Deporter dan Hernacki

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran aljabar siswa SMP ditinjau dari gaya belajar Deporter dan Hernacki. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi penyebaran kuesioner gaya belajar, pelaksanaan tes tertulis, dan wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa pada salah satu SMP negeri di Kabupaten Kudus dengan teknik purposive sampling, yaitu dipilih dengan maksud tujuan tertentu berdasarkan hasil data kuesioner gaya belajar teori Deporter dan Hernacki. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran aljabar, angket gaya belajar, dan lembar wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kemampuan bernalar siswa dalam menyelesaikan soal aljabar menunjukkan variasi berdasarkan gaya belajar mereka. Siswa dengan gaya belajar visual lebih cepat dalam memahami pola simbol/representasi grafis. Dari keempat indikator kemampuan penalaran aljabar, siswa dengan gaya belajar visual mampu melakukan dengan baik indikator menyajikan pernyataan matematika secara tulisan, manipulasi matematika, dan menarik kesimpulan. Namun subjek dengan gaya belajar visual kurang mampu dengan baik memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran jawaban yang diberikan. Sedangkan siswa dengan gaya belajar auditori cenderung kuat dalam menjelaskan langkah secara lisan, tetapi kadang kesulitan dalam representasi simbolik. Dari keempat indikator kemampuan penalaran aljabar, siswa dengan gaya belajar auditori kurang dapat dengan baik melaksanakan indikator menyajikan pernyataan matematika secara tulisan dan manipulasi matematika. Subjek dengan gaya belajar auditori mampu memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran jawaban yang diberikan dan menarik kesimpulan. Disisi lain, siswa dengan gaya belajar kinestetik lebih menonjol dalam strategi coba-coba, manipulasi objek konkret, namun mungkin kurang sistematis dalam aljabar abstrak. Dari keempat indikator kemampuan penalaran aljabar, siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu melaksanakan indikator manipulasi matematika dan menarik kesimpulan. Namun kurang mampu menyajikan pernyataan matematika secara tulisan dan mampu memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran jawaban yang diberikan.

Downloads

Published

2026-07-11 — Updated on 2026-07-13

Versions

Issue

Section

Articles