STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DAN HUBUNGANNYA DENGAN PARAMETER LINGKUNGAN DI SUNGAI NUNI MANOKWARI MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONEN ANALISIS (PCA)
Keywords:
Makrozoobenthos, Sungai Nuni, Struktur Komunitas, PCAAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makrozoobenthos di bagian hilir Sungai Nuni, Manokwari, Papua Barat. Penentuan lokasi pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling pada empat lokasi yang telah ditentukan, dengan empat kali pengulangan pada setiap lokasi dan jarak antar Lokasi 10 m. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukan untuk mengidentifikasi komposisi, kepadatan, keanekaragaman, dominansi, dan keseragaman, serta menganalisis hubungan antara struktur komunitas dengan parameter fisika-kimia perairan menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 1.717 individu yang terdiri atas 3 kelas, 8 ordo, 8 famili, 11 genus, dan 24 spesies. Kepadatan makrozoobenthos pada lokasi 1–4 berturut-turut sebesar 798,1 ind/m2; 833,33 ind/m2; 929,2 ind/m2; dan 1.088,9 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H') berturut-turut sebesar 1,87; 3,07; 3,15; dan 2,67, sedangkan dominansi sebesar 0,17; 0,11; 0,30; dan 0,13 serta keseragaman (E) sebesar 0,42; 0,70; 0,70; dan 0,60. Hasil PCA menunjukkan bahwa struktur komunitas makrozoobenthos di setiap lokasi berkaitan dengan variasi suhu, lebar sungai, BOD, DO, dan pH. Perbedaan nilai struktur komunitas menunjukkan adanya variasi kondisi ekologis perairan Sungai Nuni pada bagian hilir.