Potensi dan Tantangan Pemanfaatan Gulma Perairan Tawar Eceng Gondok (Pontederia crassipes) sebagai Sumber Nutrisi dan Senyawa Bioaktif untuk Pangan

Authors

  • Syarif Prasetyo
  • Rossi Prabowo
  • Indra Setiadi Hermana

Abstract

Eceng gondok (Pontederia crassipes) merupakan tumbuhan air yang tergolong sebagai gulma
invasif karena keberadaanya dapat mengancam keseimbangan ekositem. Selain menjadi gulma
pengganggu perairan, biomassa eceng gondok yang melimpah berpeluang dimanfaatan menjadi
lebih bernilai termasuk dalam bidang pangan. Kajian ini bertujuan untuk menggali potensi eceng
gondok sebagai sumber nutrisi dan senyawa bioaktif yang bisa dimanfaatkan dalam pangan, serta
mengidentifikasi tantangan utama sebagai pembatas pemanfaatannya yang mencakup aspek
keamanan pangan, kandungan antinutrisi dan variasi kualitas bahan baku. Penelitian ini
menggunakan metode Scoping Review, yaitu pendektan telaah pustaka yang digunakan untuk
memetakan, mengelompokkan dan mendiskripsikan temuan penelitian yang relevan dengan topik
kajian. Hasil kajian menunjukan bahwa profil nutrisi terbaik eceng gondok ditemukan pada daun
dengan kadar karbohidrat 57,26%, protein 15,08%, lemak 5,22% dan asam amino 1,67%. Adapun
pada batang kadar karbohidrat 56,33%, protein 5,53%, lemak 2,35% dan asam amino 1,53%. Profil
nutrisi terendah pada akar dengan kadar karbohidrat 38,16%, protein 8,48%, lemak 2,79% dan
asam amino 1,14%. Eceng gondok mengandung senyawa bioaktif fenolik, flavonoid, alkaloid,
tannin, saponin dan terpenoid yang potensial memberikan aktivitas antioksidan serta antimikroba.
Eceng gondok telah diolah menjadi asap cair yang dimanfaatkan sebagai pengawet alami ikan
karena memiliki kandungan senyawa asam, fenol dan karbonil. Namun, pemanfaatan eceng
gondok dibidang pangan masih dibatasi oleh resiko cemaran, variasi komposisi dan diperlukan
standarisasi proses. Sehingga eceng gondok berpeluang besar dikembangkan sebagai kandidat
sumber bahan pengawet alami pangan, tetapi dibutuhkan pengendalian mutu dan verifikasi
keamanan pangan secara ketat.

Downloads

Published

2026-09-16

Issue

Section

Articles