Efektivitas Metode Pengambilan Sampel Non-Invasif untuk Amplifikasi Gen COI pada Rattus norvegicus

Authors

  • Salsabila Puteri Syahrina
  • Badruzsaufari

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode pengambilan sampel non-invasif
dalam amplifikasi gen Cytochrome Oxidase Subunit I (COI) pada tikus Rattus norvegicus.
Sampel yang digunakan berupa feses. Metode non-invasif dipilih karena mampu
meminimalkan stres dan cedera pada hewan serta mendukung prinsip animal welfare dan 3R.
Ekstraksi DNA sampel feses dilakukan menggunakan metode CTAB termodifikasi dengan
penambahan polyvinylpyrrolidone (PVP), proteinase K, dan pemurnian menggunakan
chloroform:isoamyl alcohol serta presipitasi isopropanol-ammonium asetat. DNA hasil
ekstraksi diamplifikasi menggunakan PCR dengan target gen COI mitokondria. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa metode non-invasif mampu menghasilkan DNA yang dapat diamplifikasi
pada gen COI, meskipun kualitas DNA sampel feses cenderung lebih rendah akibat adanya
inhibitor PCR. Penambahan BSA dan PVP membantu meningkatkan keberhasilan amplifikasi
DNA. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode non-invasif berpotensi digunakan sebagai
alternatif identifikasi molekuler tikus secara lebih aman dan etis.

Downloads

Published

2026-09-16

Issue

Section

Articles