Persepsi Mahasiswa S1 Terhadap Ilmuwan: Tantangan Mendobrak Stereotip Ilmuwan dalam Pendidikan Sains Sekolah Dasar
Abstract
Persepsi guru terhadap ilmuwan dan pemahaman tentang nature of science sangat mempengaruhi
penguasaan strategi pembelajaran IPA. Persepsi tersebut mempengaruhi kualitas guru dalam
mengajar dan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran IPA. Tetapi, persepsi guru
yang tidak akurat terhadap ilmuwan dapat mengakibatkan pembelajaran IPA menjadi kurang
optimal. Penelitian sebelumnya mempelajari representasi ilmuwan dan pemahaman tentang
hakikat sains serta meneliti hubungan antara representasi ilmuwan dan hakikat sains. Penelitian
tersebut mengidentifikasi dan mengukur persepsi calon guru IPA terhadap ilmuwan, tetapi
tampaknya belum ada yang meneliti calon guru SD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membandingkan persepsi mahasiswa terhadap ilmuwan melalui proses menggambar ilmuwan.
Studi ini mengambil data dari dua kelompok mahasiswa PGSD, yaitu mahasiswa semester 4 dan
6, di dua mata kuliah di semester genap. Mahasiswa semester 4 mengikuti mata kuliah Pendidikan
IPA yang berfokus pada bagaimana mengajar sains secara efektif di sekolah dasar, sedangkan
mahasiswa semester 6 sudah mengikuti mata kuliah ini tahun sebelumnya. Teknik pengumpulan
data menggunakan survei dengan instrumen lembar menggambar ilmuwan. Teknik analisis data
dilakukan dengan menganalisis ilustrasi/gambar dari mahasiswa menggunakan Rubrik Draw-AScientist-Test (DAST). Uji-t sampel independen digunakan untuk membandingkan ilustrasi dari
masing-masing kelompok. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata skor mahasiswa
semester 4 adalah 5.2308, yang lebih tinggi daripada rata-rata skor mahasiswa semester 6 yaitu
4.7959. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa nilai p adalah 0.05, yang sama besar dengan
nilai α. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa semester 4 terhadap ilmuwan
lebih baik daripada persepsi mahasiswa semester 6.