PENGARUH EKSTRAK KULIT PISANG SEBAGAI INHIBITOR KOROSI TERHADAP LAJU KOROSI BESI PADA MATERI REDOKS
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak kulit pisang sebagai inhibitor korosi
terhadap laju korosi besi dalam konteks pembelajaran reaksi reduksi dan oksidasi (redoks).
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sederhana dengan rancangan perbandingan
antara sampel besi yang direndam dalam air, tanpa perlakuan, dan dalam larutan ekstrak kulit
pisang. Parameter yang diamati adalah perubahan fisik berupa tingkat pembentukan karat pada
permukaan besi selama waktu tertentu. Ekstrak kulit pisang dipilih karena mengandung
senyawa polifenol dan antioksidan yang berpotensi menghambat reaksi oksidasi logam. Hasil
kajian menunjukkan bahwa ekstrak kulit pisang memiliki potensi sebagai inhibitor alami yang
dapat memperlambat proses korosi dibandingkan perlakuan kontrol. Hal ini disebabkan adanya
mekanisme adsorpsi senyawa organik pada permukaan logam yang membentuk lapisan
pelindung sehingga menghambat kontak antara besi, oksigen, dan air. Dengan demikian,
ekstrak kulit pisang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif inhibitor korosi ramah lingkungan
sekaligus sebagai media pembelajaran kontekstual pada materi redoks.