STUDI DINAMIKA MANGROVE DI KAWASAN DELTA PEMALI, KABUPATEN BREBES
Abstract
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir,
mengurangi abrasi, serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan dan aktivitas
ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan
luas mangrove di kawasan Delta Pemali, Kabupaten Brebes, serta hubungannya terhadap
produktivitas perikanan dan perkembangan ekowisata mangrove pada periode 2021–2025.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis spasial melalui interpretasi
citra Satelit WorldView-2 tahun 2021 dan 2025 yang diolah menggunakan perangkat lunak
ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas mangrove mengalami peningkatan dari
393,47 ha pada tahun 2021 menjadi 631,53 ha pada tahun 2025, sedangkan luas tambak
mengalami penurunan dari 2.578,02 ha menjadi 2.464,11 ha. Peningkatan luas mangrove
menunjukkan keberhasilan rehabilitasi kawasan pesisir yang berdampak pada perbaikan
kualitas lingkungan, pengurangan abrasi, dan peningkatan fungsi ekologis sebagai habitat biota
perairan. Meskipun luas tambak menurun, produktivitas perikanan tambak Kabupaten Brebes
relatif stabil, yaitu dari 71.987.789 kg pada tahun 2021 menjadi 71.543.192 kg pada tahun 2025.
Selain itu, perkembangan ekowisata mangrove Dewi Mangrove Sari memberikan dampak
positif terhadap diversifikasi ekonomi masyarakat pesisir melalui sektor wisata berbasis
konservasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan pesisir secara seimbang
antara konservasi mangrove dan pemanfaatan ekonomi masyarakat mampu mendukung
keberlanjutan lingkungan pesisir Delta Pemali.