Dinamika Tutupan Lahan di Kawasan Wisata Guci Kabupaten Tegal
Abstract
Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Kawasan Wisata Guci memicu perubahan
penggunaan lahan yang signifikan, yang berpotensi mengancam stabilitas ekosistem di wilayah
hulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan tutupan lahan di Kawasan
Wisata Guci dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2020 - 2025). Metode penelitian yang
digunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan melalui analisis
sosio temporal menggunakan perangkat lunak ArcMap 10.8 dengan teknik intepretasi visual pada
citra satelit WorldView2 tahun 2025 dan pembandingan data tutupan tahun 2020. Sedangkan,
metode kuantitatif dilakukan dengan wawancara mendalam dengan ketua RT dan mahasiswa
eksternal di kawasan setempat. Hasil penelitian menunjukkan adanya tren ekspansi lahan
terbangun yang masif sebesar 204 Hektar, dengan konsentrasi pembangunan infrastruktur
pariwisata di bagian tengah dan utara wilayah. Sebaliknya, lahan vegetatif mengalami penurunan
tajam, terutama pada sektor sawah sebesar 92,8 Hektar dan kebun campuran sebesar 81,1 Hektar.
Temuan ini menunjukkan bahwa konversi lahan hijau menjadi area kedap air ini menyebabkan
hilangnya struktur perakaran alami yang berfungsi sebagai pengikat tanah, sehingga memicu
pemadatan tanah dan menurunkan kapasitas infiltrasi. Kesimpulannya, tekanan pembangunan
pariwisata yang tidak terkendali di Kawasan Guci telah menurunkan daya dukung lingkungan dan
meningkatkan risiko aliran permukaan, sehingga diperlukan kebijakan manajemen lahan yang
lebih ketat untuk menjaga keberlanjutan fungsi lindung di wilayah hulu.