Pengembangan Model Pembelajaran Inkuiri Berbasis AR-VR untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA di SMP
Abstract
Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam pengembangan inovasi
pembelajaran, termasuk dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di tingkat Sekolah
Menengah Pertama (SMP). Salah satu permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran
IPA adalah kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep yang bersifat abstrak, seperti
struktur dan fungsi sel. Teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) memiliki
potensi untuk menghadirkan visualisasi konsep secara lebih konkret, interaktif, dan imersif
sehingga dapat membantu siswa memahami fenomena ilmiah yang sulit diamati secara
langsung. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanfaatan AR maupun VR
secara terpisah mampu meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, serta keterlibatan
siswa dalam pembelajaran sains. Namun demikian, kajian yang secara konseptual
mengintegrasikan teknologi AR dan VR dengan model pembelajaran inkuiri secara sistematis
dalam pembelajaran IPA di SMP masih terbatas. Oleh karena itu, artikel konseptual ini
bertujuan untuk merumuskan kerangka pengembangan model pembelajaran inkuiri berbasis
AR–VR untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SMP. Penelitian ini menggunakan
metode literature review dengan menganalisis berbagai hasil penelitian yang relevan mengenai
penggunaan AR, VR, serta model pembelajaran inkuiri dalam pendidikan sains. Hasil kajian
menunjukkan bahwa integrasi teknologi AR–VR dalam sintaks pembelajaran inkuiri berpotensi
mendukung proses observasi, eksplorasi, analisis, dan konstruksi konsep secara lebih
mendalam melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif dan kontekstual. Kerangka
pembelajaran yang diusulkan diharapkan dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran IPA
sekaligus menjadi dasar bagi penelitian empiris selanjutnya terkait implementasi model
pembelajaran inkuiri berbasis AR–VR di SMP.