Pendidikan Lingkungan SMP Berbasis Literasi Sains, Argumentasi Ilmiah, dan Aksi Nyata Melawan Misinformasi untuk Mendukung ESD: Kajian Konseptual

Authors

  • Anisaul Kirom Kalimatun Nafis

Abstract

Misinformasi sains terkait isu lingkungan, khususnya perubahan iklim, menjadi tantangan
serius dalam pendidikan di era digital. Siswa SMP sebagai kelompok yang aktif mengakses
media sosial sangat rentan terhadap paparan informasi yang tidak terverifikasi, sehingga
berpotensi membentuk pemahaman yang keliru terhadap konsep ilmiah. Kondisi ini
menunjukkan bahwa pembelajaran tidak lagi cukup hanya berfokus pada penguasaan konsep,
tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, evaluasi informasi, serta
keterlibatan siswa dalam tindakan nyata. Berbagai pendekatan pembelajaran telah
dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa, seperti
Education for Sustainable Development (ESD), Argument-Driven Inquiry (ADI), dan
pembelajaran berbasis aksi (action-based learning). Pendekatan-pendekatan tersebut terbukti
efektif dalam mengembangkan aspek kognitif dan afektif siswa, namun dalam implementasinya
masih cenderung dilakukan secara terpisah dan belum secara spesifik diarahkan untuk
menghadapi tantangan misinformasi lingkungan. Berdasarkan berbagai kajian sebelumnya,
integrasi pendekatan-pendekatan tersebut menunjukkan potensi dalam mengembangkan literasi
sains, argumentasi ilmiah, serta keterlibatan siswa dalam aksi nyata. Secara konseptual,
integrasi ini dapat dipahami sebagai suatu kerangka pembelajaran yang mencakup tiga tahapan
utama, yaitu verifikasi informasi, penguatan argumentasi ilmiah, dan implementasi aksi nyata.
Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis serta
ketahanan siswa terhadap misinformasi.

Downloads

Published

2026-09-23

Issue

Section

Articles