Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan Youtube Sebagai Sumber Belajar Mandiri Dalam Pembelajaran IPA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi siswa SMP terhadap
penggunaan YouTube sebagai sumber belajar mandiri dalam pembelajaran IPA. Pendekatan
yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Sampel penelitian
berjumlah 32 siswa kelas VIII dan IX di Kabupaten Wonosobo yang dipilih menggunakan
teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dengan skala Likert
empat tingkat yang mencakup sepuluh butir pernyataan pada lima indikator: pemahaman
materi, kemandirian belajar, relevansi konten, kemudahan akses, serta fleksibilitas dan daya
tarik. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata persentase skor persepsi siswa sebesar
76,80% dengan nilai rata-rata 3,07 dari skor maksimum 4, sehingga berada dalam kategori
Setuju. Indikator fleksibilitas dan daya tarik memperoleh nilai tertinggi (81,3%), sedangkan
indikator relevansi konten memperoleh nilai terendah (72,8%). Sebanyak 68,75% siswa berada
dalam kategori Setuju, 28,13% Sangat Setuju, dan hanya 3,13% Tidak Setuju. Temuan ini
menunjukkan bahwa siswa SMP memiliki persepsi positif terhadap penggunaan YouTube
sebagai sumber belajar mandiri dalam pembelajaran IPA, meskipun relevansi konten dengan
kurikulum masih perlu mendapat perhatian.