EVALUASI KESIAPAN DAN IMPLEMENTASI KETERAMPILAN ABAD 21 (4C) PADA SISWA
Abstract
Keterampilan abad ke-21 menjadi salah satu kemampuan yang perlu dimiliki siswa dalam
proses pembelajaran. Keterampilan tersebut dikenal dengan istilah 4C yang meliputi critical
thinking, communication, collaboration, dan creativity. Namun, pada pelaksanaannya di
sekolah, kemampuan setiap siswa dalam aspek 4C masih berbeda-beda. Masih terdapat siswa
yang kurang aktif menyampaikan pendapat, belum terbiasa berpikir kreatif, serta mengalami
kesulitan saat bekerja dalam situasi pemecahan masalah. Oleh karena itu, penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapan dan implementasi keterampilan 4C pada siswa.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Subjek penelitian
terdiri atas 31 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui
angket skala Likert 1–4 berdasarkan indikator keterampilan 4C. Data kemudian dianalisis
menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata skor pada setiap aspek
keterampilan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan 4C siswa berada pada kategori
sangat baik dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,48. Aspek collaboration memperoleh skor
tertinggi sebesar 3,63, diikuti critical thinking sebesar 3,61, communication sebesar 3,40, dan
creativity sebesar 3,26. Meskipun seluruh aspek termasuk kategori sangat baik, kemampuan
komunikasi dan kreativitas siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menyampaikan ide
dan menghasilkan gagasan baru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang
lebih aktif dan memberi ruang diskusi dapat membantu pengembangan keterampilan abad ke-
21 pada siswa.