ANALISIS RISIKO ERGONOMI PENGANGKUTAN BAWANG MERAH MENGGUNAKAN METODE REBA DI CV BINTANG MUDA

Authors

  • Dhea Citra Ramadhani
  • Nandika Valen F
  • Chairil Abasa
  • Siswiyanti
  • Agih F

Abstract

Aktivitas pengangkutan bawang merah secara manual di CV Bintang Muda
memiliki risiko ergonomi yang dapat menyebabkan gangguan muskuloskeletal pada
pekerja. Proses kerja dilakukan dengan posisi tubuh membungkuk, leher menunduk,
dan pengangkatan beban secara berulang. Kondisi tersebut meningkatkan risiko
kelelahan otot serta cedera kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko
ergonomi pekerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA).
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi postur
kerja pekerja saat proses pengangkutan bawang merah. Penilaian dilakukan dengan
menghitung skor grup A, grup B, beban kerja, dan aktivitas otot. Hasil penelitian
menunjukkan skor akhir REBA sebesar 7. Nilai tersebut termasuk kategori risiko
sedang dan memerlukan tindakan perbaikan kerja. Postur kerja membungkuk serta
aktivitas pengangkatan manual menjadi faktor utama peningkatan risiko gangguan
muskuloskeletal pada bagian punggung, bahu, dan lengan. Berdasarkan hasil
penelitian, aktivitas pengangkutan bawang merah di CV Bintang Muda belum
memenuhi prinsip ergonomi kerja yang baik. Perbaikan postur kerja, penggunaan
alat bantu material handling, serta pengaturan waktu kerja dan istirahat diperlukan
untuk mengurangi risiko cedera kerja dan meningkatkan kenyamanan pekerja.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles