EVALUASI RISIKO GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PENJAHIT RUMAHAN MENGGUNAKAN METODE RULA

Authors

  • Faizal Abdul Ghofur
  • Eka Linda Setyowati
  • M. Basyit Ilmawan
  • Kholid Alang Jafar
  • Siswiyanti

Abstract

Aktivitas menjahit pada industri rumahan memiliki potensi tinggi menimbulkan
gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) karena pekerjaan dilakukan
dengan posisi duduk statis, gerakan berulang, serta durasi kerja yang cukup lama. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui tingkat risiko gangguan muskuloskeletal pada penjahit rumahan
menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan memberikan rekomendasi
perbaikan postur kerja yang lebih ergonomis. Penelitian dilaksanakan pada seorang penjahit
rumahan di Desa Limbangan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang yang telah bekerja
lebih dari dua tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi
foto saat proses menjahit menggunakan mesin jahit manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa
skor akhir RULA pada penggunaan kursi rendah maupun kursi tinggi memperoleh nilai 4 yang
termasuk dalam kategori risiko sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa postur kerja yang
digunakan belum sesuai dengan prinsip ergonomi sehingga berpotensi menyebabkan keluhan
muskuloskeletal apabila dilakukan secara terus-menerus. Bagian tubuh yang paling berisiko
mengalami keluhan meliputi leher, punggung, lengan atas, dan pergelangan tangan akibat posisi
kerja membungkuk dan aktivitas repetitif. Usulan perbaikan yang diberikan berupa penggunaan
kursi ergonomis dengan sandaran punggung, penyesuaian tinggi meja kerja, perbaikan posisi
duduk, serta pemberian waktu istirahat secara berkala. Berdasarkan hasil penelitian, metode
RULA dinilai efektif untuk mengidentifikasi tingkat risiko postur kerja pada penjahit rumahan
sebagai dasar perbaikan ergonomi kerja.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles