AJIAN KONSEPTUAL PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPA DALAM PENGUATAN LITERASI SAINS
Abstract
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di jenjang sekolah menengah pertama masih
menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi sains siswa akibat penyampaian materi yang
abstrak dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Literasi sains mencakup kemampuan
menjelaskan fenomena ilmiah, melakukan inkuiri, dan menginterpretasikan data saintifik.
Kajian ini bertujuan untuk menyusun kerangka konseptual pemanfaatan lingkungan sekitar
sebagai sumber belajar dalam penguatan literasi sains siswa.Metode yang digunakan adalah
studi pustaka melalui penelusuran sistematis terhadap artikel ilmiah pada database Google
Scholar, Sinta, Neliti, Garuda, dan Scopus periode 2018–2025. Dari 100 artikel yang
teridentifikasi, dipilih 10 artikel utama berdasarkan relevansi terhadap indikator literasi sains.
Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintesis
teoritis.Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan sekitar berperan sebagai laboratorium
alam yang membantu siswa memahami fenomena ilmiah secara kontekstual, melatih
keterampilan inkuiri melalui observasi langsung, serta meningkatkan kemampuan interpretasi
data saintifik melalui integrasi kearifan lokal. Berdasarkan sintesis literatur tersebut,
dirumuskan model konseptual “Eksplorasi Kontekstual” yang mencakup fase sinkronisasi
fenomena, eksplorasi terbimbing, diskursus saintifik, dan aksi-refleksi.Kesimpulan penelitian
menunjukkan bahwa pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar IPA berpotensi
mendukung penguatan literasi sains siswa melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual
dan bermakna. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menguji model ini secara eksperimental
dengan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran IPA.