Identifikasi Miskonsepsi Siswa SMP Islam Hidayatullah pada Materi Zat dan Perubahannya Menggunakan Three-Tier Test

Authors

  • Muhammad Adi Umar Sadid

Abstract

Penelitian ini didasari oleh tingginya miskonsepsi siswa yang dapat memengaruhi pemahaman
konsep IPA secara ilmiah. Materi zat dan perubahannya merupakan salah satu konsep dasar
IPA SMP yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, namun masih banyak
menimbulkan kesalahan pemahaman pada siswa, terutama terkait perubahan wujud zat, gerak
partikel, serta sifat gas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil miskonsepsi siswa SMP
Islam Hidayatullah pada materi zat dan perubahannya menggunakan instrumen three-tier test.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas
VII yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa
three-tier test yang terdiri atas pertanyaan pilihan ganda, alasan jawaban, dan tingkat keyakinan
siswa. Data siswa diklasifikasikan ke dalam kategori paham konsep, tidak paham konsep, dan
miskonsepsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kategori tidak paham konsep masih
mendominasi pada sebagian besar soal, sedangkan miskonsepsi tertinggi ditemukan pada
submateri perubahan fase cair–gas dengan persentase mencapai 40,0% pada salah satu soal.
Beberapa miskonsepsi yang ditemukan antara lain siswa menganggap partikel zat membesar
saat dipanaskan, gas tidak memiliki massa, penguapan hanya terjadi ketika mendidih, serta air
mendidih terurai menjadi hidrogen dan oksigen. Pola jawaban siswa menunjukkan bahwa
sebagian besar siswa masih memahami konsep berdasarkan pengalaman sehari-hari tanpa
mampu menjelaskan proses partikel secara ilmiah. Temuan penelitian ini menunjukkan
perlunya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, dan berbasis visualisasi untuk
membantu siswa memahami konsep zat dan perubahannya secara lebih tepat.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles