TRANSFORMASI PENDIDIKAN IPA BERORIENTASI EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) UNTUK PENGUATAN LITERASI KEBENCANAAN
Abstract
Perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan meningkatnya frekuensi bencana telah
menciptakan tantangan baru bagi sistem pendidikan, khususnya pendidikan IPA. Kondisi
Indonesia sebagai negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi menuntut
transformasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep sains, tetapi
juga mampu membangun literasi kebencanaan peserta didik. Artikel konseptual ini bertujuan
mengkaji urgensi transformasi pendidikan IPA melalui pendekatan Education for Sustainable
Development (ESD) sebagai landasan penguatan literasi kebencanaan. Kajian dilakukan
melalui analisis konseptual terhadap isu perubahan iklim, kebencanaan, kompetensi abad ke-
21, prinsip-prinsip ESD, serta berbagai praktik pembelajaran IPA yang relevan. Hasil kajian
menunjukkan bahwa integrasi ESD dalam pendidikan IPA mampu mengembangkan
kompetensi berpikir sistemik, antisipatif, berpikir kritis, kolaborasi, literasi lingkungan, dan
literasi kebencanaan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global. Implementasi dapat
diwujudkan melalui pembelajaran berbasis fenomena, socio-scientific issues, problem-based
learning, project-based learning, serta pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial
untuk simulasi, analisis data lingkungan, dan pembelajaran adaptif. Keberhasilan transformasi
tersebut memerlukan dukungan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, perguruan tinggi,
industri, dan masyarakat. Dengan demikian, pendidikan IPA berorientasi ESD menjadi strategi
penting untuk membentuk generasi yang memiliki ketahanan terhadap bencana, berwawasan
lingkungan, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.