Pengembangan Instrumen Literasi Lingkungan untuk Pendidikan Pengelolaan Sampah di Sekolah Polisi Negara (SPN)

Authors

  • Mujais Apling

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kompetensi kunci dalam mendukung perilaku berkelanjutan,
khususnya di lembaga pendidikan kepolisian yang menekankan disiplin, tanggung jawab, dan
ketertiban sosial. Namun, instrumen literasi lingkungan yang tersedia umumnya bersifat umum
dan belum dikembangkan secara kontekstual untuk pendidikan pengelolaan sampah di lembaga
pendidikan kepolisian. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen
literasi lingkungan yang relevan dengan karakteristik pendidikan dan pengembangan di
lembaga kepolisian. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan
mengadaptasi model Borg dan Gall, yang meliputi studi pendahuluan, perencanaan,
pengembangan produk, validasi ahli, uji coba lapangan pendahuluan dan utama, serta revisi
produk. Subjek penelitian adalah mahasiswa di lembaga pendidikan kepolisian yang dipilih
menggunakan pengambilan sampel acak bert stratified proporsional. Instrumen dikembangkan
berdasarkan empat dimensi literasi lingkungan: pengetahuan dan kesadaran lingkungan, sikap
dan sensitivitas lingkungan, keterampilan dan tindakan kognitif, dan perilaku pro-lingkungan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa semua indikator memiliki validitas isi dan validitas
konstruk yang kuat, serta reliabilitas yang sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa
instrumen yang dikembangkan valid, reliabel, dan kontekstual, sehingga cocok digunakan
sebagai alat untuk mengevaluasi dan mengembangkan program pengelolaan sampah dan
pendidikan lingkungan berkelanjutan di lembaga pendidikan kepolisian.

Downloads

Published

2026-09-24

Issue

Section

Articles