KIMIA DALAM KULINER KHAS CIREBON: REKONSTRUKSI PENGETAHUAN LOKAL MENJADI KONSEP KIMIA SEBAGAI PEMBELAJRAN KONTEKSTUAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan merekonstruksi etnokimia pada kuliner khas
Cirebon sebagai sumber pembelajaran kimia kontekstual. Kuliner yang dikaji meliputi nasi
jamblang, empal gentong, tahu gejrot, dan tape ketan. Penelitian menggunakan pendekatan
deskriptif kualitatif dengan desain etnografi melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan
studi literatur. Data yang diperoleh dianalisis dan direkonstruksi menjadi konsep ilmiah kimia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengolahan kuliner khas Cirebon mengandung
berbagai konsep kimia, seperti gelatinisasi pati, denaturasi protein, sistem koloid, reaksi
oksidasi-reduksi, fermentasi, laju reaksi, termokimia, koagulasi protein, dan reaksi Maillard.
Integrasi konsep-konsep tersebut ke dalam pembelajaran kimia dapat meningkatkan
pemahaman peserta didik karena bersifat kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini memberikan alternatif sumber belajar berbasis kearifan lokal yang mendukung
implementasi Kurikulum Merdeka.